Blogger Widgets

Social Icons

Pages

Minggu, 23 Maret 2014

Mekanisme pasar kelompok 1. evha, maria,mala

MEKANISME PASAR

Mekanisme pasar adalah kecenderungan dalam pasar bebas untuk terjadinya perubahan harga sampai pasar menjadi seimbang(jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta),Pasa merupaka terjadinya   komunikas antar penjua dan   pembel , terjadinya   hubunga antar penawara yang   dilakuka ole produse dengan permintaan  yang dilakukan  oleh  konsumen.  Pad umumnya  pasar  memang  dapat dilihat  secara  konkrit  ,dimana  penjual  dan  pembeliny dapat  bertemu   secara langsung dan mengadakan transaksi pada suatu tempat. Namun dalam perekonomian yang modern saat ini , pasar bisa saja abstrak artinya penjual dan pembelinya tidak bertatap muka secara langsung , namun bisa melakukan transaksi.
Ditinjau  dari  bentuknya  kita  mengenal  dua  bentuk  pasar  :
1.       pasar persaingan  sempurna  adalah penjual dan pembeli memiliki pengetahuan yang sempurna tentang harga suatu barang , sehingga tidak ada satupun pihak yang bisa menguasai harga . Barang yang sama pada pasar persaingan sempurna dijual oleh banyak penjual dengan harga yang  sama.
2.       .pasar  persaingan  tidak sempurna adalah terdapat  satu  atau beberapa pihak penjual atau pembeli yang dapat menguasai harga.
Pasar persaingan tidak sempurna terdiri dari beberapa bentuk :
a)      Pasar monopoli : suatu pasar dimana terdapat satu penjual menguasai harga.
b)      Pasar duopoli : suatu pasar dimana terdapat dua penjual menguasai harga.
c)      Pasar oligopoli : suatu pasar dimana terdapat beberapa penjual menguasai harga.
d)     Pasar monopsoni : suatu pasar dimana terdapat satu pmbeli menguasai harga
e)      Pasar oligopsoni : suatu pasar dimana terdapat beberapa pembeli menguasai harga.
f)       Pasar monopolistik  : suatu pasar dimana banyak penjual barang yang sanma dan masing masing penjual dapat menguasai harga

A.PRODUKSI
1.Fungsi-fungsi Produksi
Tujuan  setiaperusahaan  adalah  berproduksi  atau    mengubah  input  menjadi output
2. Produktivitas Fisik Marjinal
Produktivita fisik   marjina (margina physical   productivity didefinisikan sebagai tambahan kuantitas output yang dihasilkan dengan menambah satu unit input itu, dengan menganggakonstan seluruh input lainnya.
B Depinisi Permintaan menurut para ilmuan
James L. Pappas mendefinisikan permintaan sebagai jumlah barang atau
jasa  yang  rela  dan  mampu   dibeli  oleh  pelangga selama  periode  tertentu berdasarkan kondisi tertentu. Adapun Prof. Dr. Winardi mengartikan permintaan sebagai jumlah suatu barang yang bersedia dibeli pada setiap harga tertentu, pada pasar tertentu, dan pada saat tertentu.

a.Hukum Permintaan
Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah yang diminta. Dengan kata lian, jumlah permintaan terhadap suatu barang berbanding terbalik dengan  harga.  Jika  harga  tinggi  permintaan   sedikit  dan  jika  harga  rendah permintaan  meningkat.  Hukum  permintaan  menyatakan  makin  turun  tingkat harga,  makin  banyak  jumlah  barang  yang diminta,  dan sebaliknya  makin  naik tingkat harga makin sedikit jumlah barang yang diminta.
    



Penentuan Harga Permintaan.
Permintaan adalah keinginan konsumen untuk membeli suatu barang dengan berbagai tingkat harga tertentu dan selama periode waktu tertentu. Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi permintaan suatu barang yaitu:
a)      Harga barang itu sendiri.
b)      Harga barang yang terkait.
c)      Tingkat pendapatan perkapita.
d)     Selera atau kebiasaan.
e)      Jumlah penduduk.
b.   Penawaran.
Penawaran adalah keinginan produsen untuk menjual(menawarkan) sejumlah barang pada berbagai tingkat harga selama satu periode tertentu. Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi penawaran suatu barang yaitu:
a)      Harga barang itu sendiri.
b)      Harga barang yang terkait.
c)      Harga factor produksi.
d)     Biaya produksi.
e)      Teknologi produksi.
c.    Keseimbangan pasar.
Harga keseimbangan adalah harga di mana baik produsen dan konsumen sama-sama tidak ingin menambah dan mengurangi jumlah yang di konsumsi ataupun dijual, atau sering disebut dengan titik keseimbangan atau titik ekuilibrium.
d.   Kegagalan Pasar.
Pasar merupakan alokasi sumber daya yang efisien, namun jika semua asumsinya dapat terpenuhi, antara lain pelaku harus bersifat rasional, memiliki informasi yang sempurna mengenai keadaan pasar, pasar harus berbentuk persaingan sempurna dan barang yang ditawarkan harus bersifat privat. Namun pada kenyataannya apa yang diasumsikan tidak sesuai dengan yang ada di lapangan. Akibatnya kegagalan pasar pun terjadi.


Ada beberapa hal yang menyebabkan kegagalan pasar terjadi, yakni:
1.Informasi tidak sempurna.
Sering kali kita tidak mengetahui tentang kualitas barang yang digunakan, Sebagai contoh saat kita membeli sebuah mobil, untuk memperoleh informasi mengenai mobil itu seringkali kita menyewa seorang ahli mesin yang terpercaya.
2.Daya Monopoli
Sering kali kita jumpai dalam sebuah pasar dimana hanya produsen yang menguasai pasar, hal itu terjadi karena produsen lainnya tidak mampu bersaing dengan produsen tersebut. Kemampuan itu menyebabkan barang yang diproduksi lebih sedikit, sehingga menyebabkan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga di pasar persaingan sempurna.
.3Eksternalitas
Eksternalitas merupakan keuntungan atau kerugian yang dinikmati atau di derita pelaku ekonomi sebagai akibat tindakan pelaku ekonomi yang lain. Sebagai contoh: Limbah yang dihasilkan sebuah pabrik dapat mencemari lingkungan sekitar, dan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar, biaya kerugian tersebut biaya eksternalit










BAB III
KESIMPULAN

Mekanisme pasar adalah kecenderungan dalam pasar bebas untuk terjadinya perubahan harga sampai pasar menjadi seimbang(jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta).
1. Pasar dapat memberikan informasi yang tepat , pasar dapat merangsang pelaku usaha untuk melakukan kegiatan ekonomi ,pasar mendorong penggunaan faktor-faktor produksi serta pasar memberikan kebebasan yang tinggi kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi.
2.sistem pasar apa saja memiliki harga, yang merupakan nilai suatu barang dalam satuan mata uang . Harga mencerminkan kondisi dimana seseorang atau parusahaan bersedia mengadakan tukar menukar secara sukarela .















TUGAS KELOMPOK
EKONOMI KESEHATAN



 






DI SUSUN OLEH :
Arif Rahman
Carlos
Eva Rusiga Barus
Maria Liberti
Yuliana Kumala Hikmah


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
ISTI EKATANA UPAWEDA
YOGYAKARTA

vi
2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates